TRENGGALEK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek memanggil Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) untuk membahas pemanfaatan tambahan anggaran sebesar Rp 15 miliar. Dana ini berasal dari pinjaman daerah dan secara khusus dialokasikan untuk membenahi sektor pariwisata.
Pemberian dana segar ini merupakan langkah strategis yang diambil Pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Anggaran ini akan difokuskan untuk memperbaiki infrastruktur dan fasilitas di destinasi wisata unggulan yang dikelola oleh pemerintah daerah.Senin(11/8)
Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Mugianto, menjelaskan bahwa suntikan dana ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi pariwisata terhadap PAD secara signifikan.
“Anggaran ini akan digunakan untuk memoles jalur dan fasilitas di tempat wisata agar potensi pendapatan daerah semakin meningkat,” ujarnya.
Menurut Mugianto, perbaikan akan diprioritaskan pada destinasi yang selama ini memberikan kontribusi PAD tertinggi. Di antaranya adalah Pantai Prigi, Pantai Karanggongso, Goa Lowo, dan Pantai Pelang. Dengan perbaikan fasilitas dan akses jalan, diharapkan jumlah kunjungan wisatawan akan meningkat, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada pendapatan daerah.
Langkah ini diambil setelah evaluasi kinerja Disparbud pada tahun 2024. Dari target PAD sebesar Rp 8,5 miliar, realisasinya hanya mencapai Rp 7,66 miliar. Dengan tambahan dana ini, Mugianto optimistis bahwa target PAD di masa depan bisa terlampaui. “Kami optimistis, dengan suntikan dana ini, capaian PAD ke depan bisa melampaui target jika perbaikan dilakukan dengan optimal,” pungkasnya.








Tinggalkan komentar