Influencer Fira Assegaf, yang dikenal sebagai Sashfir, akhirnya berbicara ke publik mengenai peristiwa tidak menyenangkan yang sempat ia simpan rapat-rapat selama berbulan-bulan.
Peristiwa tersebut terjadi pada April 2026, di mana ia mengalami tindakan pelecehan berupa perekaman tanpa izin (voyeurism) saat berada di fasilitas toilet wanita di salah satu rumah makan kawasan Senopati, Jakarta Selatan. Lewat akun media sosial Instagram miliknya, Sashfir mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengalami trauma mendalam sebelum akhirnya memutuskan untuk angkat bicara.
Ia merasa sangat prihatin karena terduga pelaku merupakan seorang pria yang telah beristri serta memiliki anak perempuan. “Sebagai seorang suami dan ayah, ia seharusnya memahami betapa pentingnya memberikan rasa aman dan nyaman bagi perempuan,” tulisnya.
Pihak kepolisian kini tengah memproses laporan tersebut. Polres Metro Jakarta Selatan lewat Unit PPA Satreskrim memegang penanganan perkara yang saat ini telah masuk pada fase penyidikan, meski status tersangka belum ditetapkan. Di samping itu, Sashfir turut menyampaikan penghargaan kepada pihak manajemen restoran karena bersikap kooperatif serta mengambil tindakan tegas terhadap pegawainya.
“Kejadian ini meninggalkan trauma yang dalam. Namun aku memilih bersuara karena aku percaya tidak seharusnya ada korban yang merasa harus menghadapi pengalaman seperti ini seorang diri,” katanya. Semoga kasus ini segera mendapat kejelasan dan memberi efek jera.
Sumber: detikNews | Influencer Sashfir Spill Terduga Pelaku Pelecehan di Toilet Resto Senopati | Rumondang Naibaho | 10 Oktober 2026 | ilustrasi AI







Tinggalkan Balasan