DEMAK, Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E. saat memberikan tanggapan atas pandangan umum enam Fraksi DPRD Kabupaten Demak menekankan bahwa penentuan anggaran tahun 2027 tidak sekadar memusatkan perhatian pada keseimbangan fiskal, melainkan diutamakan guna menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh warga.
“Setiap belanja daerah ditujukan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, infrastruktur, kesejahteraan petani, peningkatan UMKM, serta pelayanan publik lainnya,” ujar Eisti’anah dalam Rapat Paripurna DPRD Demak, Senin 5 Oktober 2026.
Untuk menanggapi catatan dari pihak dewan terkait situasi fiskal serta efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Demak menyiapkan beberapa langkah taktis. Salah satunya dengan menjadikan acuan pendapatan transfer tahun berjalan pada rancangan awal, yang kemudian bakal disesuaikan usai perolehan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) secara resmi diterima dari pemerintah pusat.
Lewat rumusan kebijakan tersebut, APBD Demak 2027 diharap mampu berfungsi sebagai sarana dalam mengurangi angka kemiskinan sekaligus memicu kemajuan ekonomi lokal pada bidang industri, perdagangan, serta pariwisata.(*)








Tinggalkan Balasan